FaktaID.net – Pengamat kebijakan publik dari Insan Cita Institute, Sandi Muhammad Ilham, mendukung langkah tegas Presiden Prabowo Subianto setelah terbongkarnya dugaan pencampuran BBM Pertamax dengan Pertalite.
Ia menilai tindakan tegas diperlukan untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap badan usaha milik negara. Dan untuk tidak bermain – main dengan kepentingan rakyat langsung.
Selain itu, Sandi juga mendorong para kepala daerah untuk mengevaluasi seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurutnya, tidak menutup kemungkinan praktik serupa terjadi di berbagai BUMD, meskipun dalam kasus yang berbeda.
“Kebocoran anggaran bukan hanya korupsi anggaran, namun pendapatan yang tidak berkeadilan adalah sebuah korupsi,” ungkap Sandi dalam pernyataannya, Kamis (27/2)
Oleh karena itu, ia meminta Presiden Prabowo untuk menetapkan batas maksimal pendapatan bagi pegawai BUMN dan BUMD.






