Berita  

Dinilai Tidak Berkeadilan, Pengamat Minta Presiden Prabowo Evaluasi Gaji BUMN dan BUMD

Redaksi
Dinilai Tidak Berkeadilan, Pengamat Minta Presiden Prabowo Evaluasi Gaji BUMN dan BUMD
Dok. Direktur Insan Cita Institute, Sandi Muhammad Ilham/Ist)

“Saya berpendapat, selain adanya batas minimum gaji seperti UMR, harus ada juga batas maksimum gaji bagi BUMN, anak perusahaan BUMN, dan BUMD,” ujar Sandi.

Menurutnya, kebocoran anggaran negara tidak hanya berasal dari tindakan korupsi, tetapi juga dari perilaku serakah dalam penerimaan pendapatan bulanan.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Suap Rp7 Miliar di KPU Kota Bogor, Kuasa Hukum Eks Anggota PPK Beberkan Fakta Mengejutkan

Ia menyoroti ketimpangan sosial yang terjadi akibat perbedaan pendapatan yang sangat besar, namun tetap menghadapi harga kebutuhan pokok yang sama.

“Misalnya, seseorang dengan gaji ratusan juta hingga miliaran rupiah membeli beras dengan harga yang sama dengan pekerja harian lepas. Ini mencerminkan ketimpangan yang tidak berkeadilan,” pungkasnya. (DR)