FaktaID.net – Personel gabungan TNI-Polri kompak menjaga keamanan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya Tahun 2024. Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi tetap kondusif di wilayah Kabupaten Puncak Jaya.
Sinergi antara aparat keamanan terlihat dalam berbagai kegiatan, seperti patroli gabungan dan pengisian pos penyekatan di sejumlah titik strategis. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi konflik antarpendukung pasangan calon yang bersaing dalam Pilkada.
Kabag Ops Polres Puncak Jaya, AKP Matheus T. Ate, menegaskan bahwa TNI-Polri berkomitmen menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang aman serta kondusif.
“Dalam rangka menghadirkan kedamaian pasca putusan MK, kami jajaran TNI-Polri terus solid dan bersinergi. Kegiatan patroli gabungan dan pengisian pos penyekatan dilakukan untuk mencegah potensi aksi saling serang antar massa pendukung,” ujar AKP Matheus T. Ate dalam keterangannya, Rabu (26/2)
Selain itu, pihak keamanan juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat terkait larangan membawa senjata serta mengintensifkan razia guna memastikan keamanan di wilayah tersebut.
“Kami tidak bosan-bosannya memberikan imbauan Kamtibmas, khususnya terkait larangan membawa alat perang, serta meningkatkan kegiatan razia. Dengan demikian, kami berharap Kabupaten Puncak Jaya tetap aman dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” tutup AKP Matheus T. Ate.
Dengan langkah-langkah yang dilakukan oleh TNI-Polri, diharapkan stabilitas keamanan di Kabupaten Puncak Jaya tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir. (DR)






