Berita

Tidak Boleh Bermain – Main Kebijakan, 2026 Akan Evaluasi

Redaksi
×

Tidak Boleh Bermain – Main Kebijakan, 2026 Akan Evaluasi

Sebarkan artikel ini
Tidak Boleh Bermain - Main Kebijakan, 2026 Akan Evaluasi
Dok. Presiden Prabowo Subianto/BPMI Setpres)

FaktaID.net – Presiden Prabowo Subianto menegaskan agar kepala daerah serius dalam menjalankan tugasnya dan bebas dari korupsi. Hal ini disampaikan dalam penutupan retret kepala daerah dan wakilnya di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Jumat (28/2).

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengungkapkan bahwa Prabowo memberikan arahan tegas terkait tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pimpin Upacara Parade Senja Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang

“Tidak boleh lagi main-main dengan kebijakan. Semua harus serius dan bebas korupsi,” kata Cak Imin mengutip pernyataan Prabowo.

Lebih lanjut, Cak Imin menyebut bahwa hasil dari retret ini akan dievaluasi pada tahun 2026 untuk memastikan arahan Presiden benar-benar dijalankan.

Baca Juga :  Bank Emas Resmi Diluncurkan, BSI Perkenalkan Tiga Produk Utama

“Arahan ini harus dijalankan semua pihak, termasuk menteri dan seluruh gubernur. Pak Prabowo meminta agar tahun 2026 dicek kembali apakah kebijakan tersebut sudah terlaksana atau belum,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto, menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama antar kepala daerah dalam menjalankan amanah untuk melayani rakyat. Ia mengingatkan bahwa meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda.

“Kita sudah menjadi satu keluarga besar, keluarga besar Nusantara, keluarga besar Indonesia,” ujar Presiden. (MS)