FaktaID.net – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5).
Informasi tersebut disampaikan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Mohammad Jumhur Hidayat, yang baru saja dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4).
Dalam peringatan May Day tahun ini, Jumhur menyebut sekitar 300 ribu buruh diperkirakan akan memadati Monas untuk mengikuti apel akbar.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga bentuk respons terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai telah mengakomodasi kepentingan pekerja.
Beberapa kebijakan yang disorot di antaranya ratifikasi Konvensi 188 ILO terkait perlindungan nelayan serta regulasi mengenai Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).
“Untuk outsourcing agak diperketat, tidak sembarangan seperti sekarang. Undang-Undang Cipta Kerja yang baru betul-betul serius digarap untuk adil bagi semua. Ini serius, ini hadiah dari presiden, dari negara, dari pemerintah untuk kaum buruh Indonesia,” paparnya.
Lebih lanjut, Jumhur menambahkan bahwa salah satu agenda penting dalam peringatan Hari Buruh tahun ini adalah mendorong pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gelombang PHK di masa mendatang. (DR)






