Hukum

Kritik Tajam Rotasi dan Mutasi Hakim, Yenti Garnasih: MA Jangan Abaikan Rekam Jejak

Redaksi
×

Kritik Tajam Rotasi dan Mutasi Hakim, Yenti Garnasih: MA Jangan Abaikan Rekam Jejak

Sebarkan artikel ini
Kritik Tajam Rotasi dan Mutasi Hakim, Yenti Garnasih: MA Jangan Abaikan Rekam Jejak
Dok. Pakar Hukum Tindak Pidana Korupsi dan Pencucian Uang, Yenti Garnasih/DR)

Yenti menyoroti bahwa kerugian negara akibat kasus Harvey Moeis seharusnya dilihat dari perspektif pemulihan sumber daya alam (SDA) yang rusak, bukan semata-mata dari sisi nominal korupsi.

Lebih lanjut, Yenti menyebut kejadian serupa pernah terjadi, seperti kasus mantan Wakil Ketua PN Bandung yang terjaring OTT saat menerima suap, padahal pada hari yang sama ia menerima SK promosi sebagai hakim tinggi.

Baca Juga :  Korupsi LPEI Naik Tahap Penyidikan, Kortas Tipidkor Dalami TPPU

“Artinya ada masalah serius dalam sistem penilaian rekam jejak, profesionalitas, dan integritas hakim. Ini bukan kasus satu dua kali,” ujarnya.

Ia juga menyinggung promosi Ketua PN Jakarta Selatan yang ternyata belakangan terseret dalam kasus putusan ontslag. Menurutnya, praktik semacam ini justru memberi angin segar bagi hakim yang hendak “bermain” dalam putusan.

Baca Juga :  Polri Sita Aset Terpidana Narkoba Hendra Sabarudin Senilai Rp221 Miliar

“Kalau begini terus, tidak akan ada efek jera. Justru ini jadi sinyal positif bagi hakim-hakim nakal untuk membuat putusan ringan. Kita harus curiga, apakah ada suap menyuap atau ada kepentingan lain?” tegas Yenti.

Ia pun mendesak agar Mahkamah Agung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme promosi dan mutasi hakim agar kepercayaan publik dapat dipulihkan. (DR)