Nasional

Luas Tambah Tanam Digenjot, Mentan Amran Targetkan 1,6 Juta Hektare Untuk Jaga Ketahanan Pangan

Redaksi
×

Luas Tambah Tanam Digenjot, Mentan Amran Targetkan 1,6 Juta Hektare Untuk Jaga Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
LTT Digenjot, Mentan Amran Targetkan 1,6 Juta Hektare Untuk Jaga Ketahanan Pangan
Dok. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

Amran turut mengapresiasi lonjakan serapan gabah oleh Bulog yang disebut meningkat hingga 2.000 persen. Ia menyebut data BPS menunjukkan produksi padi saat ini menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

Ia juga menegaskan komitmennya dalam pemberantasan mafia pangan, dengan lebih dari 20 tersangka yang telah diproses hukum.

Baca Juga :  Laksanakan Halal Bihalal di Mabes TNI, Ini Pesan Panglima TNI

“Presiden memerintahkan untuk berantas korupsi dan mafia. Kami bekerja untuk rakyat, berpihak pada rakyat kecil, demi tegaknya merah putih di sektor pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan bahwa perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pertanian sangat besar.

“LTT sangat penting karena hasil produksi sangat tergantung pada luas panen, yang ditentukan sejak tahap pembibitan, ketersediaan pupuk, dan irigasi,” jelas Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar.

Baca Juga :  Kapolri Minta Jajaran Siaga Penuh Hadapi Puncak Arus Balik dan Cuaca Ekstrem

Ia menambahkan bahwa evaluasi LTT dilakukan setiap hari dan menunjukkan tren positif dalam satu bulan terakhir. Harga gabah di tingkat petani pun mengalami kenaikan signifikan.

“Dulu harga gabah hanya Rp 5.000–5.500 per kilogram, sekarang sudah di atas Rp 6.500. Ini tentu membuat petani bahagia,” katanya.

Kementerian Pertanian terus memantau harga gabah secara langsung di setiap kabupaten. Rata-rata harga nasional saat ini berada di kisaran Rp 6.520 hingga Rp 6.530 per kilogram. (*)