FaktaID.net – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya pengawasan harian terhadap capaian Luas Tambah Tanam (LTT) dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Hal ini disampaikannya dalam rapat evaluasi LTT, optimasi lahan (Oplah), program cetak sawah rakyat (CSR), dan pengembangan padi gogo di Jakarta pada Rabu (9/4).
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan kontrak kerja oleh para penanggung jawab wilayah guna memastikan pemenuhan target LTT, Oplah, CSR, dan padi gogo.
Amran menyampaikan bahwa capaian tanam nasional pada Maret mengalami peningkatan signifikan, dari 900 ribu hektare menjadi lebih dari 1,2 juta hektare dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, ini capaian bagus, tetapi tidak boleh lengah. Kalau mau pangan terpenuhi, harus evaluasi harian, bukan bulanan,” ujar Amran.
Mentan menargetkan LTT mencapai minimal 1,6 juta hektare dan menegaskan bahwa semua pihak harus menjaga ritme tanam.
Ia juga memberi peringatan keras kepada para penanggung jawab lapangan agar serius menjalankan tugas, bahkan mengancam pencopotan jabatan jika target tak tercapai.
“Kalau target tidak tercapai, kamu yang jadi target,” tegasnya.






