“Rekan-rekan, yang perlu diketahui, rangkaian kegiatan ini menjadi bagian daripada tradisi. Tradisi dalam organisasi Polri yang tentu memiliki nilai-nilai tidak hanya secara seremonial, tapi juga memiliki makna,” ujarnya.
“Yang tentunya makna ini sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan, pengabdian pejabat di Polri yang telah melaksanakan tugas, sekaligus peneguhan kembali nilai-nilai dan tentunya adalah amanah institusi dalam menyongsong kepemimpinan berikutnya,” sambungnya.
Trunoyudo menambahkan, Panji Polri Tribrata memiliki posisi penting sebagai simbol kehormatan sekaligus representasi nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman anggota Polri dalam menjalankan tugas.
“Panji-panji Polri Tribrata ini menjadi bagian yang sangat penting karena di mana panji tersebut merupakan simbol kehormatan dan nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas Polri,” jelas Trunoyudo.
Usai upacara penyerahan Panji Tribrata, rangkaian pergantian kepemimpinan dilanjutkan dengan seremoni pengantaran tugas bagi Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jenderal Dedi Prasetyo di Aula Gedung Awaluddin Djamin, Bareskrim Polri.
Selanjutnya, kegiatan diteruskan dengan upacara tradisi pelepasan resmi di area Lobi Gedung Utama Mabes Polri. Prosesi tersebut diikuti jajaran pimpinan tertinggi Polri serta para kepala kepolisian daerah. (DR)




