JAKARTA – Polri melalui satuan reserse narkoba di setiap daerah akan memperketat pengawasan terhadap tempat-tempat hiburan untuk mencegah pesta narkoba pada malam pergantian tahun baru 2025.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan tahun baru. Selain pengawasan di tempat hiburan malam, Polri juga akan menggelar Operasi Kampung Narkoba untuk memastikan lingkungan masyarakat bebas dari peredaran narkotika.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa, mengatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) di daerah untuk mengambil langkah antisipasi guna mencegah penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
“Iya, nanti saya perintahkan para Diresnarkoba wilayah untuk memantau,” ujar Mukti Juharsa, Selasa (17/12).
Brigjen Mukti menjelaskan bahwa Operasi Kampung Narkoba akan menjadi salah satu fokus utama Polri menjelang tahun baru. Operasi ini bertujuan menciptakan kampung bebas narkoba serta melakukan penyelidikan di lokasi-lokasi yang rawan, seperti tempat keramaian dan hiburan malam.
“(Kami juga akan melakukan) operasi kampung narkoba untuk dijadikan kampung bebas narkoba dan lidik di tempat-tempat keramaian atau hiburan malam menyambut tahun baru,” jelasnya.
Selain itu, Polri juga meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik perbatasan untuk mencegah masuknya narkoba dari luar negeri.
Mukti menyebut bahwa beberapa wilayah yang menjadi perhatian khusus adalah jalur penyelundupan narkoba dari Malaysia, Golden Triangle, dan Golden Crescent.
“Kita tetap melakukan penyelidikan terhadap narkoba dan prekursor narkoba yang masuk ke wilayah Indonesia dari luar negeri,” tegas Mukti. (DR)






