“Dan, saya minta atas nama bangsa dan rakyat, saya minta semua direksi berbuat yang terbaik, tinggalkan praktik-praktik zaman dulu mungkin yang kurang efisien. Atau, ada praktik-praktik yang enggak benar, harus ditinggalkan,” tambahnya.
Presiden Prabowo juga memberikan instruksi kepada manajemen Danantara untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh direksi, baik dari segi kinerja, watak, akhlak, maupun prestasi.
“Kalau dia tidak berprestasi, kalau dia malas-malasan, kalau dia melakukan praktik-praktik yang enggak bener, menyalahgunakan wewenang, menyalahgunakan fasilitas, saya minta diganti,” tegasnya.
Dalam mencari pengganti, Presiden Prabowo menekankan pentingnya mempromosikan talenta dari internal yang memiliki kinerja baik, atau mencari profesional dari luar tanpa mempertimbangkan latar belakang suku, agama, ras, ataupun afiliasi politik.
“Saya bilang, jangan memilih atas dasar suku, agama, ras, latar belakang atau atas dasar partai politik, tidak. Ini harus anak-anak Indonesia yang bekerja sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia. Saya kira itu pesan saya tadi,” tutup Presiden Prabowo. (DR)






