Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 18 Nov 2025 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi 424,4 Miliar Dolar AS Pada Triwulan III 2025


Dok. Ilustrasi/Foto: Bank Indonesia) Perbesar

Dok. Ilustrasi/Foto: Bank Indonesia)

FaktaID.net – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III 2025 mengalami penurunan. Dalam siaran pers Senin (17/11/2025), BI menyebut total ULN tercatat sebesar 424,4 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan triwulan II 2025 yang mencapai 432,3 miliar dolar AS.

“Secara tahunan, ULN Indonesia terkontraksi 0,6% (yoy), menurun dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 6,4%,” jelas BI dalam siaran persnya, Senin (17/11).

Penurunan ini dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik serta kontraksi pada ULN sektor swasta. ULN pemerintah pada triwulan III 2025 tercatat sebesar 210,1 miliar dolar AS, tumbuh 2,9% (yoy), namun lebih lambat dibandingkan 10% (yoy) pada triwulan II 2025.

Baca Juga :  Pemerintah Salurkan Rp200 Triliun ke Lima Bank BUMN, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

“Perlambatan pertumbuhan ini terutama disebabkan kontraksi aliran modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik akibat ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi,” ujar BI.

BI menegaskan bahwa sebagai instrumen pembiayaan APBN, ULN dikelola secara “cermat, terukur, dan akuntabel” serta diarahkan untuk mendukung program prioritas pembangunan nasional.

ULN pemerintah banyak dimanfaatkan untuk sektor-sektor strategis seperti Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (23,1%), Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (20,7%), Jasa Pendidikan (17%), Konstruksi (10,7%), Transportasi dan Pergudangan (8,2%), serta Jasa Keuangan dan Asuransi (7,5%). ULN pemerintah tetap didominasi utang jangka panjang dengan pangsa 99,9%.

Baca Juga :  Mudik Seru BRI-Trans Jawa 2024: Beragam Layanan Menarik untuk Para Pemudik

Sementara itu, ULN swasta pada triwulan III 2025 mencapai 191,3 miliar dolar AS, turun dari 193,9 miliar dolar AS pada triwulan II 2025. Secara tahunan, ULN swasta melanjutkan tren kontraksi dari 0,2% menjadi 1,9%.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Avatar badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Menkeu Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Tembus 8 Persen

20 November 2025 - 18:57 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Tembus 8 Persen

Penjualan Eceran Meningkat pada Oktober 2025, BI: Didukung Kenaikan Permintaan Jelang Natal

11 November 2025 - 11:38 WIB

Penjualan Eceran Meningkat pada Oktober 2025, BI: Didukung Kenaikan Permintaan Jelang Natal

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,04 Persen di Triwulan III 2025, TPT Turun Jadi 4,85 Persen

6 November 2025 - 11:17 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,04 Persen di Triwulan III 2025, TPT Turun Jadi 4,85 Persen

Presiden Prabowo Bahas Solusi UMKM dan Penertiban Barang Bekas Impor dalam Ratas Kabinet

5 November 2025 - 06:22 WIB

Presiden Prabowo Bahas Solusi UMKM dan Penertiban Barang Bekas Impor dalam Ratas Kabinet

Ekspor Nonmigas Dongkrak Surplus Dagang Indonesia hingga US$33,48 Miliar

4 November 2025 - 11:38 WIB

Ekspor Nonmigas Dongkrak Surplus Dagang Indonesia hingga US$33,48 Miliar

Peringkat Utang Indonesia di Level BBB+ dengan Outlook Stabil

30 Oktober 2025 - 19:02 WIB

Peringkat Utang Indonesia di Level BBB+ dengan Outlook Stabil
Trending di Ekonomi