Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI Novi Helmy Prasetya, menyampaikan bahwa Bulog telah siap menjalankan peran penting ini.
“Dengan infrastruktur yang dimiliki, Bulog siap menyerap 1 juta ton jagung, sekaligus menjaga keseimbangan harga untuk kesejahteraan petani,” ujarnya.
Sementara itu, Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan dukungan penuh institusinya terhadap program ini.
“Sinergi ini merupakan langkah strategis untuk ketahanan pangan nasional. Kami akan memastikan seluruh jajaran terlibat aktif mendukung kesuksesan program,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, kedua pihak akan melakukan pengecekan kesiapan fasilitas gudang dan alat pengering di seluruh unit. Selain itu, sosialisasi kepada para petani akan dilaksanakan melalui pendampingan yang dilakukan oleh Polri bersama dinas terkait. (DR)






