Sebagai langkah antisipasi, KAI Daop 2 telah menyiapkan beberapa skenario operasi perjalanan KA. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain perpindahan penumpang KA Pangandaran di Stasiun Manonjaya, Ciamis, dan Banjar, serta KA Serayu di Stasiun Tasikmalaya dan Ciamis dengan menggunakan moda transportasi bus.
Selain itu, pola operasi memutar juga diterapkan untuk KA Turangga (relasi Bandung – Surabaya Gubeng) dan KA Malabar (relasi Bandung – Malang) melalui jalur Bandung – Cikampek – Cirebon.
“Bagi pelanggan yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan, kami memberikan opsi pembatalan tiket hingga H+7 dengan pengembalian 100% sesuai harga tiket yang tertera,” jelas Anne Purba, Vice President Public Relations KAI.
Penumpang yang ingin melakukan pembatalan tiket dapat melakukannya melalui loket stasiun terdekat atau aplikasi Access by KAI. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Contact Center KAI 121, situs resmi KAI, serta akun media sosial resmi KAI.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat gangguan ini. KAI berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik agar perjalanan tetap dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” tutup Anne. (*)




