Berita

Presiden Prabowo Ingatkan: Tak Mampu Ikut Percepatan, Kita Tinggal di Pinggir Jalan

Redaksi
×

Presiden Prabowo Ingatkan: Tak Mampu Ikut Percepatan, Kita Tinggal di Pinggir Jalan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Ingatkan: Tak Mampu Ikut Percepatan, Kita Tinggal di Pinggir Jalan
Dok. Sambutan Presiden Prabowo pada peletakan batu pertama proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Jawa Barat.

FaktaID.net – Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan bahwa percepatan kinerja merupakan prioritas utama dalam pemerintahannya. Ia memperingatkan bahwa siapa pun yang tidak mampu mengikuti ritme kerja yang cepat akan tertinggal.

Pernyataan tegas ini disampaikan Prabowo saat menghadiri seremoni peletakan batu pertama proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Jawa Barat, pada Ahad, 25 Juni 2025.

Baca Juga :  KLH Segel Empat Bangunan di Puncak Bogor, 33 Titik Lain Menyusul

M“Saya terima kasih kepada tim saya, kabinet saya semuanya kerja dengan baik, kerja dengan cepat, yang tidak bisa ikut cepat, kita tinggalkan di pinggir jalan saja,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Presiden menegaskan pentingnya kecepatan dalam merealisasikan agenda strategis nasional, salah satunya hilirisasi industri. Proyek industri baterai kendaraan listrik ini menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

Baca Juga :  Kejagung Buka Peluang Periksa Ahok Dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah

Prabowo juga menyampaikan bahwa proyek ini mencerminkan keseriusan Indonesia dalam mengembangkan energi terbarukan. Dengan menggandeng mitra strategis dari Tiongkok, pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem industri baterai yang ramah lingkungan.

“Kita bermitra dengan kawan-kawan kita, saudara-saudara kita dari Tiongkok. Kita bisa bekerja sama dengan program yang menurut saya ini termasuk bisa dikatakan kolosal, bisa dikatakan terobosan luar biasa. Dari sini kita bisa menghasilkan energi terbarukan dan ramah lingkungan yang dicita-citakan seluruh dunia,” tambahnya.

Baca Juga :  DPR RI Setujui Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto Kristiyanto Usulan Presiden Prabowo

Proyek yang digadang sebagai yang terbesar di Asia Tenggara ini diyakini akan mempercepat transisi energi nasional, sekaligus memperkuat kemandirian industri dalam memanfaatkan sumber daya mineral strategis yang dimiliki Indonesia. (DR)