“Ini adalah bentuk perhatian dan keseriusan Bapak Presiden dalam mengecek langsung program-program yang sudah diperintahkan kepada menteri-menterinya,” ujar Bahlil.
Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan bahwa Presiden telah menginstruksikan implementasi 21 proyek hilirisasi prioritas.
Proyek-proyek tersebut diharapkan mengutamakan serapan tenaga kerja, mengombinasikan teknologi dengan padat karya, serta memprioritaskan industri substitusi impor.
“Bapak Presiden mengarahkan agar implementasi proyek hilirisasi ini harus profesional dan memberikan nilai ekonomi yang tinggi,” tambahnya. (MS)




