BGN Hentikan Sementara 1.276 SPPG, 654 Diusulkan Ditutup Permanen

Redaksi
BGN Hentikan Sementara 1.276 SPPG, 654 Diusulkan Ditutup Permanen
Dok. Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana/Foto: Humas BGN)

FaktaID.net – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Penghentian dilakukan berdasarkan pemantauan dan pengawasan Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan BGN terhadap standar higiene dan sanitasi SPPG.

Dari jumlah tersebut, 821 SPPG masih dalam proses pendaftaran SLHS, 447 SPPG telah mendaftar tetapi tidak memenuhi syarat dan kelayakan, serta 8 SPPG belum terkonfirmasi status SLHS-nya.

Baca Juga :  Panglima TNI Terima Brevet Kehormatan Hiu Kencana Kapal Selam TNI AL

Sebanyak 239 SPPG berada di Sumatera, 927 SPPG di Jawa, dan 110 SPPG berada di luar Sumatera dan Jawa.

Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, menegaskan keselamatan penerima manfaat menjadi prioritas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kesehatan dan keselamatan penerima manfaat adalah prioritas utama. Kami tidak akan berkompromi terhadap standar kebersihan dan sanitasi. SLHS bukan sekadar persyaratan administratif, tetapi bagian penting untuk memastikan proses penyediaan makanan memenuhi standar higiene dan sanitasi,” ujar Ketut, dikutip Kamis (17/9).

Baca Juga :  Sri Mulyani Umumkan 6 Nama Lolos Seleksi Calon Ketua dan Anggota DK LPS 2025–2030

654 SPPG Diusulkan Ditutup Permanen