Hukum  

Pakar Sambut Baik Tim Reformasi Polri, Tekankan Pemberantasan Korupsi

Redaksi
Pakar Sambut Baik Tim Reformasi Polri, Tekankan Pemberantasan Korupsi
Dok. Pakar Hukum Tindak Pidana Korupsi dan Pencucian Uang, Yenti Garnasih/Foto: DR)

FaktaID.net – Pakar Hukum Tindak Pidana Korupsi dan Pencucian Uang, Yenti Garnasih, menyatakan dukungannya atas langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang resmi membentuk Tim Reformasi Polri.

Menurut Yenti, pembentukan tim tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Saya menyambut baik inisiatif Kapolri membentuk Tim Reformasi Polri. Namun yang perlu benar-benar menjadi fokus adalah pemberantasan tindak pidana korupsi,” ujar Yenti dalam keterangannya, Senin (22/9). .

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi Kredit PT Sritex, Kejagung Panggil Akuntan Publik dan Enam Saksi Lain

Ia menekankan, selain korupsi, Polri juga perlu memberikan perhatian penuh pada penanganan berbagai bentuk kejahatan lain yang saat ini marak terjadi.

“Termasuk penanganan semua kejahatan yang menjadi kewenangan Polri, mulai dari judi online, kasus ITE, hingga bentuk-bentuk kejahatan siber lainnya. Itu harus menjadi prioritas,” tambahnya.

Tak hanya itu, Yenti juga menyinggung soal pentingnya penerapan konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan) yang selama ini telah digagas Kapolri.

Baca Juga :  Tegas, Hukum Maksimal Bagi Bandar Narkoba dan Tempatkan di Sel Maksimum Security

“Presisi yang sudah dicanangkan Kapolri jangan hanya menjadi slogan, tapi harus betul-betul diwujudkan dalam langkah nyata. Dengan begitu, masyarakat akan merasakan langsung perubahan dan reformasi di tubuh Polri,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dikabarkan telah membentuk tim transformasi reformasi Polri yang beranggotakan 52 orang. Dengan Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana ditunjuk sebagai ketua.

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, tim ini dibentuk sebagai tindak lanjut upaya Polri untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan melalui pendekatan sistematis.

Baca Juga :  Yenti Garnasih: KPK Harus Periksa Semua Pihak Termasuk Jokowi dan Luhut dalam Kasus Whoosh

“Proses dan tujuan mendasar dan luas yang melibatkan seluruh satuan kerja dan wilayah berdasarkan visi strategis (Grand Strategy Polri 2025-2045),” ungkapnya (DR)