TNI Kerahkan 1.201 Personel dan Alutsista Tangani Dampak Gempa NTT

Redaksi
TNI Kerahkan 1.201 Personel dan Alutsista Tangani Dampak Gempa NTT
Dok. Pengiriman Personel TNI dan Bantuan Pasca Gempa NTT /Foto: Ist)

FaktaID.net – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat upaya penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Memasuki hari kedua, Ahad (16/8), sebanyak 1.201 personel telah dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak untuk membantu masyarakat dan mempercepat proses penanganan bencana.

Dukungan TNI pada hari kedua dilakukan melalui unsur udara dan laut. TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengoperasikan satu pesawat Airbus A400M dan satu pesawat Hercules dengan total muatan mencapai 33.795 kilogram. Bantuan tersebut dikirim menuju Labuan Bajo dan Maumere.

Sementara itu, TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan KRI dr. Soeharso-990, KRI Bung Hatta-370, KRI Hiu-634, helikopter Bell 412EP, serta pesawat NC-212 Cassa. TNI Angkatan Darat (TNI AD) turut menurunkan dua unit helikopter Bell 412EP untuk mendukung mobilitas dan penanganan bencana di wilayah terdampak.

Baca Juga :  Bareskrim Tahan Dirut PT MMS Terkait Dugaan Under Invoicing Ekspor Sawit

Selain mengirimkan personel dan alat utama sistem senjata (alutsista), TNI juga menyiapkan fasilitas pendukung di lapangan. TNI AD telah mendirikan 21 tenda lapangan, sedangkan TNI AL menyiapkan satu rumah sakit lapangan dan satu rumah sakit lapangan mobile untuk memperkuat layanan kesehatan bagi warga yang terdampak gempa.

Hingga hari kedua, total bantuan yang telah dikirim TNI mencapai 60.885 kilogram melalui lima sortie penerbangan. Pengiriman tersebut melibatkan satu pesawat Boeing, satu Airbus A400M, dan tiga pesawat Hercules.

Dukungan penanganan bencana akan kembali diperkuat pada Senin (17/8/2026). Tiga penerbangan Hercules dijadwalkan membawa rumah sakit lapangan, paket sembako, makanan kaleng, serta tambahan personel untuk mendukung penanganan di lokasi terdampak.

Baca Juga :  Menko Polkam Bentuk 7 Desk Percepatan Program Prioritas

Pengerahan personel, alutsista, fasilitas kesehatan, dan berbagai bantuan tersebut menjadi bagian dari respons cepat TNI dalam membantu masyarakat terdampak gempa. Langkah ini sekaligus ditujukan untuk mempercepat proses penanganan serta pemulihan kondisi di wilayah NTT. (DR)