Selain itu, Panglima TNI menyoroti besarnya potensi Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia apabila kekayaan sumber daya alam yang dimiliki dapat dikelola secara optimal dan dijaga keberlanjutannya.
“Indonesia mempunyai potensi menjadi salah satu kekuatan ekonomi di masa mendatang apabila sumber daya alam dapat dikelola dan dijaga dengan baik,” tegas Panglima TNI.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perubahan lingkungan strategis global telah mengubah karakter peperangan. Karena itu, setiap perwira TNI dituntut memiliki pola pikir strategis, adaptif, serta mampu menganalisis berbagai bentuk ancaman yang terus berkembang.
“Perang modern tidak lagi hanya mengandalkan invasi militer, tetapi melalui kombinasi perang kinetik dan non kinetik,” ujar Panglima TNI.
Melalui pembinaan sumber daya manusia yang berkualitas, TNI menegaskan komitmennya untuk mencetak pemimpin yang profesional, adaptif, dan memiliki wawasan strategis sebagai upaya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (DR)




