Titiek Soeharto dan Kapolri Panen Raya Bawang Putih di Sembalun, Dorong Swasembada

Redaksi
Titiek Soeharto dan Kapolri Panen Raya Bawang Putih di Sembalun, Dorong Swasembada
Dok. Pengen Raya Bawang Putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, NTB.

Di Sembalun, panen raya dilakukan di lahan 105 hektare dengan potensi 1.050 ton. Polri juga membangun gudang seluas 250 meter persegi berkapasitas 300 ton untuk mendukung penyimpanan hasil panen.

Kapolri menegaskan tingginya ketergantungan impor menjadi tantangan dalam mewujudkan swasembada bawang putih.

Baca Juga :  Panglima TNI Buka PRIMA 4X4 Challenge dan Gelar Bakti Sosial di Padalarang

“Saat ini bawang putih masih memiliki ketergantungan impor sangat tinggi, kurang lebih 90 sampai 95 persen. Sementara produksi kita saat ini masih di antara 34.000 sampai 40.000 ton, sementara kebutuhan nasional kita 600.000 ton per tahun. Artinya, ini adalah tantangan bagi kita semua untuk bagaimana kita mengulang kejayaan yang pernah terjadi saat itu, kita telah mencapai swasembada bawang putih,” ujar Kapolri.

Polri bersama Kementerian Pertanian juga memberikan dukungan alat dan mesin pertanian serta pupuk. Selain itu, pengembangan bibit bawang putih dilakukan agar dapat ditanam di wilayah dengan ketinggian di bawah 1.000 meter.

Baca Juga :  Bareskrim Geledah Toko Emas di Cikini, Dalami Jaringan Emas Ilegal

“Harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat kita, petani kita juga sejahtera dan Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negeri sendiri,” tegasnya.

“Terus semangat dan kita sama-sama tunjukkan bahwa Indonesia bisa swasembada, khususnya bawang putih,” tutup Kapolri. (DR)