FaktaID.net — Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Senin (24/8), sebanyak 7.912 personel TNI telah dikerahkan untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung berbagai upaya penanganan bencana di sejumlah wilayah terdampak.
Untuk menunjang operasi kemanusiaan tersebut, TNI mengerahkan 27 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista). Armada tersebut terdiri atas 21 pesawat, lima kapal perang Republik Indonesia (KRI), dan satu Kapal ADRI.
Penggunaan alutsista tersebut difokuskan untuk menunjang pergerakan personel, mengangkut serta mendistribusikan bantuan, dan mendukung kegiatan penanganan bencana di wilayah terdampak.
Memasuki hari kesepuluh penanganan, TNI kembali menyalurkan bantuan sebanyak 21,761 ton kepada masyarakat yang terdampak gempa. Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan TNI hingga saat ini mencapai 825,585 ton.
Dalam pelaksanaan penanganan bencana, TNI juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta sejumlah instansi terkait.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperkuat penanganan di lapangan sekaligus memastikan bantuan dapat didistribusikan secara tepat kepada masyarakat yang membutuhkan. (DR)




