Gregoria Mariska Tunjung Mundur dari Pelatnas PBSI, Fokus Pemulihan Kesehatan

Redaksi
Gregoria Mariska Tunjung Mundur dari Pelatnas PBSI, Fokus Pemulihan Kesehatan
Dok. Atlet Bulutangkis Nasional, Gregoria Mariska Tunjung/Foto: PBSI)

FaktaID.net – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia atau PP PBSI menghormati keputusan atlet tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, yang memutuskan mengundurkan diri dari Pelatnas PBSI.

Keputusan tersebut disampaikan Gregoria usai menjalani komunikasi dan pembahasan bersama Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, serta pelatih kepala tunggal putri utama Pelatnas PBSI, Imam Tohari.

Dalam surat yang disampaikannya, Gregoria mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus dan pelatih PP PBSI atas kesempatan, pengalaman, dan kepercayaan yang diterimanya selama 12 tahun menjadi bagian dari Pelatnas PBSI.

Baca Juga :  PSSI Resmi Tunjuk Jordi Cruyff Sebagai Penasehat Teknis

PP PBSI menilai keputusan tersebut telah dipertimbangkan secara matang. Kondisi kesehatan Gregoria yang masih menjalani pemulihan akibat vertigo menjadi alasan utama dirinya memilih mundur dari pelatnas.

Hingga kini, Gregoria mengaku belum sepenuhnya pulih dan belum memiliki keyakinan untuk kembali tampil di turnamen.

Selama memperkuat pelatnas, Gregoria dinilai memberikan kontribusi besar bagi prestasi bulutangkis Indonesia di level internasional. Semangat juang, dedikasi, dan profesionalismenya disebut menjadi inspirasi bagi generasi muda atlet bulutangkis Tanah Air.

Baca Juga :  Ultimate Bandae Menggelar Kompetisi Unchall 2, 250 Peserta Ikuti Unjuk Keberanian

PP PBSI juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian Gregoria selama membela Indonesia di berbagai ajang internasional. Organisasi tersebut turut mendoakan agar Gregoria segera pulih dan meraih kesuksesan di masa mendatang.

“Gregoria adalah atlet yang telah memberikan banyak kontribusi dan kebanggaan untuk Indonesia. Kami menghormati keputusan yang diambil dan berharap yang terbaik untuk kesehatan serta masa depannya,” ujar Eng Hian. (GL)