FaktaID.net — Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengaktivasi 953 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 34 provinsi di Indonesia. Aktivasi ini diproyeksikan memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga sekitar 1,5 juta penerima manfaat.
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan penambahan dapur MBG dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kesiapan operasional setiap SPPG.
“Kami telah berjanji untuk mengaktivasi dapur yang telah terdaftar di portal mitra secara bertahap dan berhati-hati, dengan mengutamakan asas kebermanfaatan dan kebutuhan penerima manfaat,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, pada Rabu (4/11).
Menurut Agustina, dapur yang diaktivasi harus memenuhi kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta mampu menjalankan produksi dan distribusi makanan sesuai standar keamanan pangan.
“Dapur baru yang kami aktivasi adalah dapur yang dapat membuktikan kesiapannya, baik secara infrastruktur maupun personel, mampu melakukan produksi dan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai tata kelola keamanan pangan,” jelasnya.
Sebelumnya, pada Oktober 2026, BGN telah mengaktivasi 1.460 SPPG di 32 provinsi, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi. Pada November, aktivasi dilanjutkan dengan 953 SPPG dan direncanakan kembali dilakukan dalam jumlah serupa pada pekan berikutnya.




