Selain jajaran Mabes Polri, mutasi juga menyasar 19 jabatan kapolda di berbagai wilayah Indonesia.
Kapolda Metro Jaya kini dijabat Irjen Dadang Hartanto, Kapolda Maluku Irjen Suwondo Nainggoan, Kapolda Kepri Irjen Suhendri, Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat, Kapolda NTT Irjen Reza Arief Dewanto, dan Kapolda Jawa Barat Irjen Hengki.
Selanjutnya, Kapolda Banten Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Kapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, Kapolda Jawa Timur Irjen Dekananto Eko Purwono, Kapolda Bali Brigjen Pol Pasma Royce, Kapolda Sumatera Barat Irjen Jawari, Kapolda Sulsel Irjen M Awal Chairuddin, Kapolda Jambi Irjen Widodo, serta Kapolda Gorontalo Irjen Nurworo Danang.
Pergantian juga mencakup Kapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Sonny Irawan, Kapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Rizal Irawan, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Totok Suharyanto, dan Kapolda DIY Irjen Langgeng Purnomo.
Selain mutasi jabatan, keputusan tersebut juga mencakup kenaikan pangkat bagi 21 personel serta penyesuaian jenjang jabatan bagi sejumlah pati dan pamen.
Johnny menegaskan, personel yang menerima penugasan baru diharapkan dapat segera beradaptasi dan meneruskan program serta pelaksanaan tugas pada satuan masing-masing.
“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya. (DR)




