Daerah  

Kejati Kepri Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Rokok BP Karimun, Rugikan Negara Rp182 Miliar

Redaksi
Kejati Kepri Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Rokok BP Karimun, Rugikan Negara Rp182 Miliar
Dok. Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Rokok di BP Karimun/Foto: Kejati Kepri)

FaktaID.net – Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengaturan Barang Kena Cukai di Badan Pengusahaan (BP) Karimun periode 2016–2019.

Ketiga tersangka tersebut yakni CA selaku Kepala BP Karimun periode 2016–2019, serta YI dan DA yang menjabat sebagai Ketua dan Anggota Tim Pengawasan dan Pengendalian Rokok BP Karimun pada periode yang sama.

Baca Juga :  Kejari Jaktim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pengadaan Mesin Jahit, Negara Rugi Rp4 Miliar

“Para tersangka diduga telah menetapkan alokasi kuota rokok non-cukai di wilayah Free Trade Zone (FTZ) Karimun tidak berdasarkan data valid dari instansi berwenang. Penetapan kuota juga tidak sesuai kebutuhan wajar daerah dan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,” ujar pihak Kejati Kepri dalam keterangannya, Kamis (28/8).

Akibat perbuatan para tersangka, negara mengalami kerugian hingga Rp182.968.301.876,85 sesuai hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kepri.

Baca Juga :  Kejari Balangan Tetapkan KPA Disporapar Tersangka Korupsi Pokir DPRD Rp1,27 Miliar

Saat ini, penyidik telah melakukan penahanan terhadap YI dan DA untuk 20 hari ke depan dan dititipkan di Rutan Tanjungpinang. Sementara itu, tersangka CA tidak ditahan karena sedang sakit. (DR)