Daerah  

Kejati Sumsel Terima Pengembalian Kerugian Negara Rp591 Miliar dari Terdakwa Kasus Kredit Bank BUMN

Redaksi
Kejati Sumsel Terima Pengembalian Kerugian Negara Rp591 Miliar dari Terdakwa Kasus Kredit Bank BUMN
Dok. Konferensi Pers Pengembalian Kerugian Negara Rp591 Miliar Kasus Kredit Bank BUMN/Foto: Kejati Sumsel)

Sementara itu, estimasi total kerugian negara dalam kasus pemberian kredit bank BUMN kepada kedua perusahaan tersebut diperkirakan mencapai Rp1.428.609.427.064,15.

Terkait sisa kerugian negara sebesar Rp219.776.584.814,15 yang belum dibayarkan, Kajati Sumsel menyebut pihak terdakwa bersama keluarga telah menyatakan kesanggupannya untuk melunasi dalam waktu sekitar satu bulan.

Baca Juga :  Kejati Kaltim Sita Uang Ratusan Miliar dan Aset Mewah Terkait Dugaan Korupsi Tambang PT JMB

“Dari pihak terdakwa dan keluarga sudah menyanggupi melakukan suatu pembayaran dalam 1 bulan ke depan. Sehingga kita berharap, semua kerugian seluruh kerugian negara di perkara ini sebesar Rp 1,4 triliun lebih akan lunas. Ini harapan kita semua,” ujar Kajati.

Kajati juga menegaskan, apabila sisa kerugian negara tersebut tidak dibayarkan sesuai komitmen, maka Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan melelang aset yang sebelumnya telah disita, berupa lahan perkebunan.

Baca Juga :  Kejati Malut Tetapkan Mantan Wagub Sebagai Tersangka Korupsi Anggaran WKDH 2022

Menurutnya, pengembalian dana negara ini menjadi langkah penting dalam upaya penyelamatan keuangan negara dalam perkara korupsi dengan estimasi kerugian mencapai Rp1,4 triliun.

Selain proses penetapan tersangka dan pemidanaan, Kejaksaan menilai pengembalian kerugian negara juga menjadi fokus utama dalam penanganan tindak pidana korupsi. (DR)