“Kalau kita ingin membangun peradaban bangsa, maka harus dimulai dari pembentukan kebiasaan baik. Untuk itu, lakukanlah kebiasaan 7 KAIH agar menjadi generasi Indonesia yang hebat dan kelak mampu membawa Kabupaten Pamekasan menjadi lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan, , menyampaikan rasa bangganya karena Kabupaten Pamekasan dipercaya menjadi tuan rumah puncak Hardiknas Jawa Timur 2026. Ia menilai daerahnya memiliki tradisi pendidikan yang kuat dengan sekitar 500 lembaga pendidikan yang berperan penting dalam membangun karakter generasi muda.
“Sektor pendidikan tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga wahana untuk membangun peradaban, membentuk akhlak, dan menanamkan sikap disiplin. Karena itu, kegiatan SAIH ini sangat sejalan dengan upaya kami untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” papar Bupati Kholil.
Di sisi lain, Senior Manajer MURI, , turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan SAIH dalam skala besar yang digelar bersama Kemendikdasmen dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
“Ini bukan sekadar senam massal, namun sebagai simfoni kebangsaan yang mengajak untuk membangun sikap disiplin, kebersamaan, serta semangat hidup sehat sejak usia dini. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, disiplin, dan berkarakter,” pungkas Triyono. (DR)




