Salah satu cuplikan video menampilkan seorang pria berbaju putih yang diduga meminta alokasi proyek bernilai triliunan rupiah.
“Tanpa ada lelang, porsinya harus jelas. Rp5 triliun untuk Kadin, Rp3 triliun untuk Kadin,” ucap pria tersebut dalam video yang dikutip Selasa (13/5).
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, memberikan respons tegas terhadap insiden ini dan menegaskan bakal menjatuhkan sanksi kepada oknum yang terbukti melanggar kode etik organisasi.
“Kami akan memberikan peringatan tertulis dan teguran keras. Jika perlu, pembekuan sementara kewenangan organisasi akan dilakukan sampai proses etik selesai,” ujar Anindya melalui keterangan resmi pada Selasa (13/5).
Ia menambahkan, Kadin saat ini tengah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk mengatur peran Kadin daerah dalam proyek-proyek investasi, termasuk etika berinteraksi dengan investor maupun kontraktor.
Audit internal akan dilakukan terhadap Kadin Cilegon dan Kadin Provinsi Banten, dan hasilnya akan dilaporkan kepada Kementerian Investasi/BKPM serta Pemerintah Provinsi Banten. (DR)




