Sebagai bagian dari pengamanan arus mudik dan arus balik, Polres Bogor akan menggelar Operasi Ketupat 2025, dengan menempatkan lebih dari 300 personil di titik-titik rawan di sepanjang jalur utama maupun jalur alternatif Puncak. Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan ganjil-genap akan diterapkan guna mengurai kepadatan.
Polres Bogor juga telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pembatasan kendaraan sumbu 3, sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan parah.
Selain pengaturan lalu lintas, pihak kepolisian juga akan melakukan pemantauan ketat di jalur alternatif untuk mencegah praktik joki kendaraan yang dapat merugikan wisatawan.
“Kami akan terus melakukan pemantauan di jalur alternatif untuk memastikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan yang melintasi kawasan Puncak,” tutup Rizky.






