“Maaf Kapolda, ada bukti-bukti atau indikasi ke arah korporasi yang menyuruh?” tanya Prabowo.
Herry menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan korporasi. Namun, hasil investigasi terhadap sejumlah tersangka pada 2025 menemukan adanya tiga orang yang tidak memiliki kebun di lokasi kebakaran.
“Sampai saat ini belum ada Bapak, tapi beberapa tersangka yang 2025 setelah kita lakukan investigasi, ada yang tidak mempunyai kebun di situ. Ada dua atau tiga orang. Tetapi dia ada di situ padahal alasan dia hanyalah untuk memancing padahal tidak ada lokasi memancing di situ,” jawab Herry.
Prabowo kemudian meminta kepastian mengenai jumlah orang yang dimaksud.
“Ada berapa orang?” tanya Prabowo.
“Ada tiga orang pada tahun lalu Bapak,” jawab Herry.
Mendengar laporan tersebut, Prabowo meminta agar ketiga orang tersebut dibawa ke Jakarta untuk menjalani pendalaman lebih lanjut. Presiden juga menginstruksikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk ikut mendalami perkara tersebut.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan fakta di balik keberadaan ketiga tersangka di lokasi kebakaran, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara karhutla di Riau. (DR)




