Nasional

Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Pemerintah Targetkan Swasembada Energi

Redaksi
×

Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Pemerintah Targetkan Swasembada Energi

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Pemerintah Targetkan Swasembada Energi
Dok. Presiden Prabowo Subianto melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional di Istana Negara, Jakarta/Foto: BPMI Setpres)

FaktaID.net — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN) yang berasal dari unsur pemerintah dan para pemangku kepentingan, Rabu (28/1), di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah kebijakan pengelolaan energi nasional ke depan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga menjabat Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa pelantikan tersebut menandai dimulainya fase baru dalam tata kelola sektor energi nasional.

“Kita tahu semua bahwa salah satu program prioritas Bapak Presiden Prabowo adalah menyangkut dengan kedaulatan energi, ketahanan energi, swasembada energi yang salah satu instrumen negaranya adalah arah kebijakan roadmap yang dibangun bersama-sama dengan DEN (Dewan Energi Nasional),” ujar Bahlil.

Baca Juga :  Muhammadiyah Sambut Baik Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia

Ia menegaskan, perhatian Presiden Prabowo terhadap sektor energi sangat besar dan dilakukan secara konsisten. Menurutnya, hal ini sejalan dengan Asta Cita, khususnya pada poin yang menekankan pentingnya ketahanan energi dan ketahanan pangan sebagai pilar utama pembangunan nasional.

“Ini adalah sebagai bentuk komitmen Bapak Presiden yang mempunyai perhatian khusus dalam rangka menempatkan energi sebagai skala prioritas pembangunan. Karena dalam berbagai kesempatan di asta cita nomor dua Bapak Presiden selalu berbicara tentang ketahanan energi dan ketahanan pangan,” katanya.

Bahlil menambahkan, dalam waktu dekat Dewan Energi Nasional akan menggelar rapat perdana, sekaligus melaporkan kepada Presiden guna mempersiapkan pelaksanaan sidang pertama.

Baca Juga :  Kepala BP Haji Bahas Persiapan Haji 2025 Dengan Pemerintah Arab Saudi

Adapun fokus utama yang menjadi arahan Presiden, lanjut Bahlil, mencakup penguatan kedaulatan energi tanpa campur tangan pihak luar, serta peningkatan ketahanan energi nasional.

“Yang berikut adalah kemandirian energi. Kita tahu, kita hari ini masih impor BBM kurang lebih sekitar 30 juta lebih kiloliter baik solar maupun bensin, dan yang keempat itulah swasembada. Pasti kami akan melakukan bertahap dan akan tujuannya pada akhirnya adalah swasembada,” tandasnya.

Pelantikan Dewan Energi Nasional ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola energi nasional, menyinergikan kebijakan lintas sektor, menjaga keberlanjutan pasokan energi, serta mempercepat transformasi menuju sistem energi yang mandiri, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat. (DR).