FaktaID.net – Situasi yang biasanya tenang di wilayah pegunungan Papua Tengah mendadak berubah mencekam setelah insiden penembakan terjadi di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, pada Rabu (15/4). Tiga warga Orang Asli Papua, terdiri dari seorang perempuan dewasa dan dua anak-anak, dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Informasi awal kejadian diterima dari warga Kampung Tirineri, Distrik Yambi. Kepala suku setempat, Dianus Enumbi, menemukan para korban dalam kondisi terluka di sebuah honai milik Gerson Telenggeng. Mereka diduga menjadi sasaran tembakan dari kelompok OPM yang dipimpin Lekagak Talenggeng.
Dianus kemudian segera melaporkan insiden tersebut kepada aparat TNI setempat agar para korban bisa mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.
“Beberapa warga dari Sinak mengalami luka akibat tembakan dan saat ini berada di Kampung Tirineri. Kami berharap mereka segera dievakuasi ke Rumah Sakit Mulia,” ujar Dianus.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Pengamanan Satgas TNI Kewilayahan langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, tenaga kesehatan dari Yonif 743/PSY segera memberikan pertolongan pertama kepada para korban.
Penanganan dilakukan dengan membersihkan luka dan memberikan perawatan darurat, terutama kepada dua anak yang mengalami luka ringan. Proses pertolongan berlangsung secara gotong royong bersama masyarakat dan tokoh adat setempat, menunjukkan solidaritas di tengah situasi darurat.




