Berita  

Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500

Redaksi
Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500
Dok. Tim SAR Gabungan Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500/Foto: Ist)

FaktaID.net – Tim SAR gabungan berhasil menemukan perangkat perekam penerbangan atau black box pesawat yang terdiri dari Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) Pesawat ATR 42-500.

Kedua perangkat tersebut ditemukan di sekitar badan pesawat yang jatuh di kawasan pegunungan Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, pada hari kelima operasi pencarian, Rabu (21/1) sekitar pukul 11.00 WITA.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa penemuan black box merupakan tahapan penting dalam upaya penanganan kecelakaan pesawat.

Baca Juga :  Easy teriyaki chicken with broccoli that switched seeds.

“Black box yang ditemukan terdiri dari Flight Data Recorder dan Cockpit Voice Recorder. Keduanya ditemukan di sekitar badan pesawat oleh tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran lanjutan di sektor pencarian,” ujarnya.

Arif menjelaskan, Flight Data Recorder (FDR) memiliki fungsi merekam berbagai parameter penerbangan, mulai dari ketinggian, kecepatan, arah, posisi pesawat, hingga performa mesin.

Rekaman data tersebut menjadi bahan krusial bagi pihak berwenang untuk merekonstruksi rangkaian peristiwa sebelum kecelakaan terjadi.

Baca Juga :  Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

Sementara itu, Cockpit Voice Recorder (CVR) berfungsi merekam percakapan di dalam kokpit, termasuk komunikasi antar awak pesawat serta suara penting lainnya selama penerbangan.

“Secara umum, perangkat FDR dan CVR disimpan di bagian ekor pesawat. Penempatan ini dirancang karena area ekor dinilai memiliki tingkat ketahanan lebih tinggi saat terjadi benturan, sehingga peluang penyelamatan data menjadi lebih besar,” jelas Arif.

Ia menambahkan, setelah berhasil ditemukan, black box akan segera diamankan dan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai pihak yang berwenang melakukan investigasi lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Menkopolhukam Sebut 5.000 Rekening Terkait Judi Online Telah Diblokir

“Penemuan ini menjadi langkah penting dalam proses investigasi kecelakaan pesawat. Tim SAR tetap melanjutkan tugas sesuai mandat, dengan fokus pada pencarian dan evakuasi korban serta pengamanan objek penting di lokasi kejadian,” pungkasnya. (DR)