Berita  

Bersifat Sementara, Sukamta Dukung Presiden Prabowo Evakuasi Korban Luka dan Anak Yatim Palestina

Redaksi
Bersifat Sementara, Sukamta Dukung Presiden Prabowo Evakuasi Korban Luka dan Anak Yatim Palestina
Dok. Anggota Komisi I DPR RI - Sukamta/IG)

FaktaID.net — Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengevakuasi korban luka dan anak-anak yatim piatu dari Gaza, Palestina, ke Indonesia.

Ia berharap proses evakuasi tersebut dapat segera direalisasikan mengingat kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut semakin memburuk.

“Israel telah melanggar secara sepihak perjanjian gencatan senjata. Pengeboman terus dilakukan, bahkan menyasar tenda-tenda pengungsian, petugas kemanusiaan, dan wartawan. Kondisi di Gaza sangat mengerikan,” kata Sukamta dalam keterangannya pada Rabu (9/4).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Absen di KTT G20 Afrika Selatan, Seskab Teddy Jelaskan Alasannya

Menurut politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, sebagian besar rumah sakit di Gaza telah hancur sehingga evakuasi menjadi langkah penting untuk menyelamatkan korban luka dan anak-anak yang kehilangan orang tua akibat konflik.

“Ada sekitar 120 ribu korban luka-luka dan lebih dari 38 ribu anak yatim. Ini jumlah yang sangat besar. Negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, perlu mengambil bagian dalam membantu mereka,” ujar Sukamta.

Ia menegaskan bahwa evakuasi ini bersifat sementara dan bertujuan untuk memberikan perawatan medis serta pemulihan trauma.

Baca Juga :  DPR Setujui Muhammad Herindra sebagai Kepala BIN Gantikan Budi Gunawan

“Berbeda dengan ide gila Presiden AS Donald Trump yang ingin memindahkan warga Gaza secara permanen, rencana ini hanya untuk pemulihan. Setelah kondisi di Gaza membaik, mereka akan dikembalikan ke tanah airnya,” jelasnya.

Sukamta pun berharap kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Turki, Uni Emirat Arab, Mesir, Qatar, dan Yordania pada 9-15 April 2025 dapat menghasilkan solusi konkret untuk menghentikan genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina.

Diketahui sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengevakuasi warga Gaza yang terluka dan membawa mereka ke Indonesia guna mendapatkan perawatan medis. (DR)