FaktaID.net — Presiden Prabowo Subianto meminta Polri menindak tegas korporasi yang terbukti terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk perusahaan yang diduga membuka lahan perkebunan dengan cara membakar.
Permintaan itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas (ratas) mengenai perkembangan penanganan bencana alam yang dipantau secara daring dari Jakarta, Senin (7/9).
Prabowo meminta aparat menelusuri identitas korporasi yang diduga terlibat karhutla dan melaporkan hasil penyelidikannya kepada dirinya.
“Itu yang habis kebakaran langsung jadi lahan perkebunan dalam waktu yang sangat singkat. Jadi ini benar-benar kesengajaan dan apakah ini rakyat atau ini korporasi. Namun, tolong diselidiki terus dan saya minta segera nama-nama korporasi itu sampai ke saya,” ujar Presiden Prabowo.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaporkan, Polri telah menetapkan 138 tersangka dari 200 laporan polisi terkait kasus karhutla. Sebanyak 119 tersangka diduga melakukan pembakaran secara sengaja, sedangkan 19 lainnya karena kelalaian.




