Berita  

Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Brunei Darussalam

Redaksi
Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Brunei Darussalam
Dok. BPMI Setpres.

FaktaID.net – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Brunei Darussalam pada Rabu (14/5). Presiden dan rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat yang lepas landas menuju Bandar Udara Internasional Brunei, Bandar Seri Begawan, tepat pukul 07.00 WIB.

Keberangkatan Presiden dilepas oleh sejumlah pejabat tinggi, yaitu Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, serta Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi.

Sesampainya di Brunei Darussalam, Presiden Prabowo dijadwalkan akan disambut secara resmi dalam upacara kenegaraan oleh Yang Mulia Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah di Istana Nurul Iman, Bandar Seri Begawan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmi Sahkan UU TNI, Diteken Sebelum Lebaran

Presiden Prabowo dan Sultan Hassanal Bolkiah selanjutnya akan menggelar pertemuan bilateral bersama para delegasi dari masing-masing negara untuk membahas penguatan kerja sama.

Dalam rangkaian kunjungan ini, Presiden Prabowo juga akan menerima penganugerahan Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam “Darjah Kerabat Laila Utama Yang Amat Dihormati” (D.K.) dari Sultan Hassanal Bolkiah.

Kunjungan kenegaraan tersebut akan diakhiri dengan jamuan santap siang resmi yang diselenggarakan oleh Sultan Hassanal Bolkiah untuk menghormati Presiden Prabowo.

Baca Juga :  Satgas PKH Setor Rp11,4 Triliun, Presiden Prabowo Beri Apresiasi

“Penganugerahan Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam ini diberikan oleh Kesultanan Brunei sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada kepala negara dan pemimpin dunia yang dianggap berjasa dalam memajukan hubungan kerja sama dengan Brunei Darussalam,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana dalam keterangan tertulisnya.

Indonesia dan Brunei Darussalam telah menjalin hubungan diplomatik selama lebih dari empat dekade. Pertemuan kedua pemimpin hari ini diharapkan dapat membuka jalan bagi peningkatan kerja sama di berbagai sektor strategis antarnegara. (DR)