Berita

Presiden Prabowo Ingatkan: Tak Mampu Ikut Percepatan, Kita Tinggal di Pinggir Jalan

Redaksi
×

Presiden Prabowo Ingatkan: Tak Mampu Ikut Percepatan, Kita Tinggal di Pinggir Jalan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Ingatkan: Tak Mampu Ikut Percepatan, Kita Tinggal di Pinggir Jalan
Dok. Sambutan Presiden Prabowo pada peletakan batu pertama proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Jawa Barat.

FaktaID.net – Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan bahwa percepatan kinerja merupakan prioritas utama dalam pemerintahannya. Ia memperingatkan bahwa siapa pun yang tidak mampu mengikuti ritme kerja yang cepat akan tertinggal.

Pernyataan tegas ini disampaikan Prabowo saat menghadiri seremoni peletakan batu pertama proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Jawa Barat, pada Ahad, 25 Juni 2025.

Baca Juga :  KRI Brawijaya-320 Bersama Armada TNI AL Unjuk Kekuatan dalam Latihan Anti Akses-Anti Amfibi

M“Saya terima kasih kepada tim saya, kabinet saya semuanya kerja dengan baik, kerja dengan cepat, yang tidak bisa ikut cepat, kita tinggalkan di pinggir jalan saja,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Presiden menegaskan pentingnya kecepatan dalam merealisasikan agenda strategis nasional, salah satunya hilirisasi industri. Proyek industri baterai kendaraan listrik ini menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

Baca Juga :  Kapolri Perintahkan Kabareskrim Usut Teror Kepala Babi ke Kantor Tempo

Prabowo juga menyampaikan bahwa proyek ini mencerminkan keseriusan Indonesia dalam mengembangkan energi terbarukan. Dengan menggandeng mitra strategis dari Tiongkok, pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem industri baterai yang ramah lingkungan.

“Kita bermitra dengan kawan-kawan kita, saudara-saudara kita dari Tiongkok. Kita bisa bekerja sama dengan program yang menurut saya ini termasuk bisa dikatakan kolosal, bisa dikatakan terobosan luar biasa. Dari sini kita bisa menghasilkan energi terbarukan dan ramah lingkungan yang dicita-citakan seluruh dunia,” tambahnya.

Baca Juga :  4 Tips to Clean Up Mom’s Schedule This Mother’s Day

Proyek yang digadang sebagai yang terbesar di Asia Tenggara ini diyakini akan mempercepat transisi energi nasional, sekaligus memperkuat kemandirian industri dalam memanfaatkan sumber daya mineral strategis yang dimiliki Indonesia. (DR)