Berita

Menhan Sjafrie dan Panglima TNI Tinjau Penertiban Tambang Nikel Ilegal di Morowali

Redaksi
×

Menhan Sjafrie dan Panglima TNI Tinjau Penertiban Tambang Nikel Ilegal di Morowali

Sebarkan artikel ini
Menhan Sjafrie dan Panglima TNI Tinjau Penertiban Tambang Nikel Ilegal di Morowali
Dok. Keterangan Pers Menhan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Panglima TNI, Jaksa Agung dan Kapolri/Foto: Ist)

FaktaID.net – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung lokasi penertiban kawasan hutan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Desa Laroenai, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Selasa (4/11).

Dalam penertiban tersebut, Satgas PKH berhasil mengamankan lahan seluas 62,5 hektare yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas penambangan nikel ilegal. Kunjungan ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap penegakan hukum dan pelestarian sumber daya alam di wilayah nasional.

Di hadapan awak media, Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya peran negara dalam mengatur dan menertibkan seluruh kegiatan pemanfaatan sumber daya alam.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Aturan

“Negara harus hadir di dalam menertibkan semua sumber daya alam yang ada di wilayah nasional kita. Termasuk infrastruktur yang dipergunakan di kawasan ini harus dilengkapi dengan pranata-pranata aparat yang ada di dalamnya. Harus ada imigrasi, harus ada bea cukai, dan harus ada pejabat-pejabat pengamanan kamtibmas agar jangan terjadi hal-hal yang pernah terjadi di masa-masa yang lalu,” ujar Menhan RI.

Menhan Sjafrie juga menyoroti pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap aktivitas ilegal sekaligus memberikan dukungan terhadap kegiatan yang sah dan produktif.

“Yang legal kita dorong supaya tetap berproduksi. Kemudian yang kedua, yang ilegal ini negara akan menegakkan ketentuan-ketentuan yang berlaku. Kita tidak melihat latar belakang, kita tidak melihat dari mana, tapi kita melihat bahwa kepentingan nasional harus kita tegakkan, harus kita selamatkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Terima Kunjungan Premier Tiongkok Li Qiang: Penguatan Hubungan Bilateral

Lebih lanjut, Menhan RI menekankan bahwa langkah penertiban ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mencegah potensi pelanggaran di masa mendatang.

“Ini adalah upaya preventif yang kita lakukan dan secara nasional kita akan melakukan penyekatan-penyekatan dari wilayah perairan kita yang mungkin akan terjadi penyimpangan atau penyelundupan luar wilayah nasional,” pungkasnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, TNI yang tergabung dalam Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) bertugas mengamankan sumber daya alam dan berperan aktif di lapangan.

Baca Juga :  20 psychological principles applied to product design

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjabat sebagai Wakil Ketua II Pengarah Satgas PKH, berperan dalam pengawasan strategis serta koordinasi lintas instansi selama operasi berlangsung.

Sementara itu, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua I Pelaksana Satgas PKH, memastikan jalannya operasi berjalan efektif, sesuai prosedur, dan tepat sasaran. (DR)