BGN Buka Kembali SPPG Gowa Pattallassang 2, Bakteri Diduga dari Tempat Cuci Tangan

Redaksi
BGN Buka Kembali SPBG Gowa Pattallassang 2, Bakteri Diduga dari Tempat Cuci Tangan
Dok. Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana/Foto: Humas BGN)

FaktaID.net — Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan sumber bakteri yang menyebabkan 11 penerima manfaat mengalami gangguan pencernaan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berasal dari tempat cuci tangan sekolah sebelum anak-anak makan, bukan dari makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dari SPPG Gowa Pattallassang 2 menunjukkan seluruh makanan layak dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya atau beracun.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium nomor kode register 694/Labkesmas/IX/2026 terhadap sampel makanan dari program MBG dari SPPG Gowa Pattallassang 2 yang diduga telah terjadi keracunan terhadap 11 orang penerima manfaat pada tanggal 24 September 2026,” ujar Ketut dalam keterangannya, dikutip Ahad (27/9).

Baca Juga :  Dulu Dipenjara Karena Hina Jokowi, Ongen Kini Dapat Amnesti dari Presiden Prabowo

Ia menjelaskan, hasil pengujian mikrobiologi menyatakan seluruh sampel makanan yang diperiksa di laboratorium dinyatakan layak konsumsi.

“Bahwa hasil pengujian mikrobiologi menyatakan bahwa seluruh sampel makanan yang diuji di laboratorium dinyatakan layak konsumsi dan tidak mengandung bahan-bahan berbahaya atau beracun,” katanya.

Menurut Ketut, hasil pemeriksaan menunjukkan sumber bakteri berasal dari tempat cuci tangan sekolah sebelum anak-anak makan. Saat kejadian, sebanyak 11 dari total 2.660 penerima manfaat mengalami gangguan pencernaan.

Baca Juga :  Tim7 Jokowi dan Relawan Prabowo Gibran Gelar Syukuran & Doa Bersama

Atas hasil tersebut, Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan BGN menerbitkan surat Nomor 4613/D.TAWAS/09/2026 tanggal 25 September 2026 tentang pencabutan pemberhentian operasional sementara terhadap SPBG Gowa Pattallassang 2.

BGN juga memastikan evaluasi menyeluruh tetap dilakukan terhadap seluruh SPBG yang sebelumnya dikenai suspend. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin hak penerima manfaat sekaligus menjaga kualitas dan keamanan pangan.

“Dengan demikian, bahwa SPBG Gowa Pattallassang, Pattallassang 2 hari ini kami menyatakan dibuka kembali dan dapat beroperasi pada hari Senin berikutnya,” ujar Ketut. (DR)