Berita  

Ancam Stabilitas Nasional, Sahroni Desak Polisi Tindak Tegas Aksi Premanisme

Redaksi
Ancam Stabilitas Nasional, Sahroni Desak Polisi Tindak Tegas Aksi Premanisme
Dok. Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi III DPR ke Polda Metro Jaya.

FaktaID.net – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menyerukan kepada aparat kepolisian untuk tidak ragu menindak tegas aksi-aksi premanisme yang dinilai semakin meresahkan dan membahayakan keselamatan masyarakat.

“Jadi saya minta semua kapolres kalau sudah menerima informasi bakal ada tawuran, maka langsung ditangkap saja dan ditindak serius. Tidak hanya di Jakarta tapi di seluruh Indonesia,” kata Sahroni saat memimpin Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi III DPR ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/5) dikutip dari Metrotvnews.com

Sebagai legislator Partai NasDem yang mewakili Daerah Pemilihan Jakarta III (meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu), Sahroni menyoroti maraknya aksi premanisme yang bahkan kerap melibatkan penggunaan senjata tajam, sehingga menimbulkan rasa khawatir di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Netcix integrated personal cuts out the chill with an

Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap warga harus menjadi fokus utama aparat dalam upaya menjaga keamanan nasional dari ancaman tindak kekerasan jalanan.

“Belakangan ini aksi premanisme di Indonesia kian mengkhawatirkan dan kelewatan. Salah satu yang jadi perhatian saya adalah aksi tawuran yang menggunakan senjata tajam yang sangat membahayakan warga dan belakangan ini marak terjadi di Jakarta, bahkan di lingkungan rumah saya,” ungkapnya.

Politikus asal Jakarta itu juga mengingatkan bahwa pembiaran terhadap aksi-aksi premanisme dapat berdampak pada terganggunya stabilitas nasional, yang menjadi tanggung jawab bersama antara aparat dan negara.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Ingatkan Penanganan Bencana Tanpa Celah Korupsi, Saya Tindak Sangat Keras

“Jangan biarkan mereka semena-mena dan menganggap institusi ini nothing, Pak. Negara kita punya harga diri, punya aparat yang bertugas. Jangan mau diinjak-injak oleh preman. Kita hajar premanisme dari pemimpin gedenya sampai ke bawah,” tegasnya. (DR)