Sebagai Ketua Umum PSI, Aditya Yusma meyakini bahwa Sufmi Dasco Ahmad tidak terlibat dalam persoalan judi.
“Beliau, Pak Dasco, saya yakin tidak terlibat bisnis judol seperti isu yang dihembuskan. Itu hanya opini sesat dan asumsi tidak berdasar. Pak Dasco bukan hanya tokoh bangsa yang berintegritas, namun juga maestro diplomasi politik,” tegas Aditya.
Ia menegaskan bahwa momentum Idulfitri seharusnya diisi dengan silaturahmi dan saling memaafkan, bukan dengan fitnah yang keji.
“Bapak Dasco bukan hanya Wakil Ketua DPR RI dan Ketua Harian Gerindra, namun beliau adalah perisai yang mendapat kepercayaan penuh dari Bapak Presiden Prabowo untuk menjaga dan mengontrol segala kebijakan Presiden Prabowo sebagai Presiden RI dan kebijakan partai sebagai Ketua Umum Partai,” ungkapnya.
Aditya juga mengingatkan bahwa semakin tinggi pohon, semakin kencang angin yang menerpa. Menurutnya, hal ini merupakan ujian atas prestasi dan sepak terjang Dasco yang luar biasa dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia.
“Kami meyakini masyarakat Indonesia melek terhadap informasi dan pemberitaan yang beredar, dan telah mampu menilai serta memilah mana berita hoaks dan fakta. Oleh karena itu, dengan rakyat yang cerdas, pengiringan opini-opini sesat akan ditinggalkan,” pungkas Aditya. (*)




