Ekonomi

IHSG Anjlok 1,94% ke Level 6.258,18, Tekanan Makroekonomi Kembali Menekan Pasar

Redaksi
×

IHSG Anjlok 1,94% ke Level 6.258,18, Tekanan Makroekonomi Kembali Menekan Pasar

Sebarkan artikel ini
IHSG Anjlok 1,94% ke Level 6.258,18, Tekanan Makroekonomi Kembali Menekan Pasar
Dok. Ilustrasi.

Sementara itu, Investment Analyst Edvisor Profina Visindo, Indy Naila, menyoroti bahwa faktor politik dan ketidakpastian terhadap program ekonomi pemerintah juga memberikan tekanan bagi pasar.

Ia berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat mempertimbangkan kembali kebijakan terkait saham dalam pengawasan khusus untuk meningkatkan kepercayaan investor.

Analis Infovesta Kapital Utama, Ekky Topan, juga mengungkapkan kekhawatiran investor terhadap beban fiskal pemerintah, terutama terkait program makan bergizi gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah, dan skema Koperasi Merah Putih. Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan dana negara menjadi faktor kunci bagi kepercayaan pasar.

Baca Juga :  Pemerintah Akan Evaluasi Kebijakan Larangan Penyaluran LPG 3 kg Melalui Pengecer

“Stimulus buyback tanpa RUPS memang memberikan sentimen positif bagi pasar. Namun, dengan fundamental ekonomi yang masih lemah, investor cenderung bersikap wait and see,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Selasa (18/3/2025), IHSG sempat mengalami kejatuhan tajam hingga memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan trading halt. Setelah mengalami penguatan selama dua hari, IHSG kembali merosot pada hari ini, mencerminkan ketidakpastian yang masih menyelimuti pasar saham domestik. (MS)