Menurut Yenti, perilaku menyimpang sejumlah hakim sudah sangat mengkhawatirkan.
“Sepertinya memang masalah perilaku lancung para hakim-hakim sudah sampai lampu merah, bahaya sekali,” katanya,
Mengingatkan publik pada sejumlah kasus korupsi yang melibatkan petinggi peradilan seperti Zarof Rikar, Hakim Agung Hasballah, dan Dimyati Sudrajat.
Kasus suap vonis onslag dalam perkara minyak goreng ini sendiri telah menyeret berbagai pihak, termasuk empat hakim, pengacara, panitera, dan pihak berperkara.
Yenti menekankan bahwa keterlibatan Ketua PT DKI Jakarta dalam kasus ini harus dituntaskan. “Kasus korupsi yang diduga menyeret Ketua PT DKI Jakarta, harus dituntaskan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti betapa besarnya dampak kasus ini terhadap kepercayaan publik. “Sungguh sangat menyedihkan dan menyakut rasa keadilan publik, yang berkaitan hilangnya kepercayaan publik pada proses hukum,” ucap Yenti.
Ia berharap penyidikan Kejagung mampu membuka tabir kasus ini secara terang-benderang.
“Berharap penuntasan kasus dugaan keterlibatan Ketua PT DKI Jakarta ini menjadi terang seterang-terangnya,” tutupnya. (DR)






