Daerah  

Kejari Ogan Ilir Tetapkan Anggota DPRD Dari Partai Gerindra Tersangka Kasus Penyerobotan Tanah Negara

Redaksi
Kejari Ogan Ilir Tetapkan Anggota DPRD Dari Partai Gerindra Tersangka Kasus Penyerobotan Tanah Negara
Dok. Kejari Ogan Ilir Tetapkan Anggota DPRD Dari Partai Gerindra Tersangka Kasus Penyerobotan Tanah Negara

FaktaID.net – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir resmi menetapkan anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir, berinisial YS sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyerobotan tanah negara di Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Penetapan tersangka dilakukan pada Rabu, 7 Januari 2026, setelah tim penyidik Kejari Ogan Ilir melakukan pemeriksaan intensif dan menggelar perkara.

“Yang bersangkutan sebelumnya kami periksa sebagai saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara, kami simpulkan telah cukup bukti sehingga statusnya kami tingkatkan dari saksi menjadi tersangka,” ujar Kejari Ogan Ilir, pada Rabu (7/1).

Baca Juga :  Kejari Jember Geledah Dua Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

YS diduga menerbitkan surat pengakuan hak (SPH) atas lahan milik negara seluas kurang lebih 1.400 hektare. Lahan tersebut kemudian diperjualbelikan kepada berbagai pihak, yang menyebabkan kerugian keuangan negara ditaksir mencapai Rp 10,5 miliar.

“Modusnya, tersangka menerbitkan surat pengakuan hak atas lahan negara, kemudian lahan itu diperjualbelikan. Akibat perbuatan tersebut, negara dirugikan sekitar Rp 10,5 miliar,” jelas pihak kejaksaan.

Adapun lahan negara yang diduga diserobot tersebut tersebar di beberapa wilayah, yakni di Desa Bakung, Desa Pulau Kabal, dan Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Selain itu, terdapat satu lokasi lahan lainnya di Desa Kayuara Batu, Kabupaten Muara Enim.

Baca Juga :  Kejari Madina Kembali Tetapkan Satu Tersangka Dugaan Korupsi Dana PSR 2021

Terhadap tersangka, penyidik melakukan penahanan selama 20 hari, terhitung sejak 7 Januari 2026 hingga 26 Januari 2026 di Rutan Pakjo Palembang.

“Untuk kepentingan penyidikan, tersangka kami tahan selama 20 hari di Rutan Pakjo Palembang,” tegasnya.

Diketahui, YS saat ini masih berstatus sebagai anggota aktif DPRD Kabupaten Ogan Ilir dan sempat maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 melalui Partai Gerindra.

Baca Juga :  Kejari Binjai Tahan Tersangka Korupsi Proyek Fiktif, Kerugian Diduga Capai Rp2,8 Miliar

Dalam proses penyidikan, Kejari Ogan Ilir telah memeriksa sebanyak 62 orang saksi.

“Sampai hari ini, sudah 62 saksi yang kami periksa, dan tidak menutup kemungkinan akan ada penetapan tersangka baru dalam perkara ini,” pungkasnya. (DR)