Berita  

KPK Gandeng Ditjen Pajak Audit Keuangan Bank BJB Terkait Dugaan Korupsi Iklan

Redaksi
KPK Gandeng Ditjen Pajak Audit Keuangan Bank BJB Terkait Dugaan Korupsi Iklan
Dok. Kantor Pusat BJB, Bandung/net)

FaktaID.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap keuangan Bank Jabar Banten (BJB). Langkah ini diambil menyusul dugaan kasus korupsi iklan yang terjadi di bank tersebut pada periode 2021 hingga 2023.

“Bersama dengan teman Ditjen Pajak melaksanakan audit seluruh pajak corporate yang mereka lakukan. Sehingga nanti dari sana ini teman-teman dari perpajakan kemarin sudah berkoordinasi dengan kami untuk melaksanakan audit,” ujar Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK, Budi Sukmo Wibowo, kepada awak media, Sabtu (7/6).

Menurut Budi, kerja sama dengan DJP bertujuan untuk menelusuri potensi kerugian negara, tidak hanya yang berkaitan langsung dengan dugaan korupsi iklan, tetapi juga imbasnya secara keseluruhan terhadap kondisi keuangan Bank BJB.

Baca Juga :  KPK Geledah Kantor Ditjen Pajak dan KPP Madya Jakarta Utara, Sita Dokumen hingga Valas

Proses audit ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu minggu sebelum hasilnya diumumkan.

“Jadi kami berisnergi dengan DJP, untuk hal ini sehingga nanti untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif terhadap kerugian-kerugian yang ditimbulkan baik dari sisi periklanan saja, maupun secara corporate langsung di BJB-nya,” tutup Budi.

KPK Segera Periksa Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB

Baca Juga :  KPK Sita 22 Kendaraan dari OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK, Budi Sukmo Wibowo, menjelaskan bahwa pemanggilan terhadap Ridwan Kamil belum dilakukan hingga saat ini lantaran adanya keterbatasan sumber daya manusia di tubuh lembaga antirasuah tersebut.

“Insya Allah secepatnya kita panggil klarifikasi. Karena memang keterbatasan sumber daya penyidik yang sekarang ini sedang banyak sekolah juga ke luar,” kata Budi dalam keterangannya, Jumat (6/6).

Namun demikian, Budi belum memberikan kepastian mengenai waktu pasti pemanggilan Ridwan Kamil ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Baca Juga :  Prajurit TNI Temukan Enam Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

“Insya Allah secepatnya, seperti apa yang saya sampaikan kemarin, akan segera dilaksanakan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, atau klarifikasi terhadap hal-hal yang terkait dengan kasus BJB,” tambahnya. (DR)