“Kami siap mensupport, baik dari sisi teknis maupun koordinasi lintas instansi,” lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT GPP Pettah Aminu menjelaskan bahwa kondisi cuaca dan tingginya intensitas hujan menjadi salah satu kendala dalam proses perbaikan jalan.
“Kami berharap kondisi jalan akses dapat dilalui kendaraan pada akhir Desember lalu, hanya karena kondisi cuaca menyebabkan proses terhambat”, ujarnya. “Kita berupaya semaksimal mungkin, berkoordinasi berbagai pihak proses pembangunan jalan akan selesai pada waktunya”, pungkasnya.
Di sisi lain, Direktur Eksekutif Indonesia Japan Business Network (IJBNet) Solihin menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Sumsel dan Pemkab Banyuasin yang dinilai sangat mendukung program pembangunan tersebut.
“Kami mewakili IJBNet, salah satu inisiator program ini, tentu merespon positif jalan akses masyarakat yang ada saat ini akan ditingkatkan menjadi jalan bernilai tambah termasuk didalamnya akses produk Sumsel ke luar negeri, khususnya produk olahan di Kabupaten Banyuasin” ujar Solihin kepada media.
Rencananya, kegiatan ground breaking ini akan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru serta Bupati Banyuasin Askolani Jasi. Selain itu, sejumlah pejabat kementerian dari Kemenko Bidang Perekonomian serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM juga dijadwalkan turut hadir. (DR)




