“Cuma ada beberapa orang yang over kreatif. Bikin ini, bikin itu, bikin ini. Yang sebetulnya nggak pernah diketahui Bapak Presiden,” tegasnya.
Ia menambahkan, setiap pengajuan anggaran dalam program Koperasi Merah Putih akan dikendalikan secara ketat. Jika pengajuan dinilai tidak sesuai, maka tidak akan disetujui sehingga program tidak bisa dijalankan.
“Paling nggak di depan saya. Itu akan dikendalikan. Saya kendalikannya, saya nggak setuju aja pengajuannya, selesai. Jadi nggak bisa jalan,” jelas Purbaya.
Lebih lanjut, Purbaya menekankan bahwa dana koperasi pada prinsipnya akan diganti oleh pemerintah setelah melalui proses audit dari BPKP.
“Karena koperasi itu akan diganti oleh pemerintah uangnya setelah diaudit BPKP. Jadi kalau mereka belanjanya sembarangan, nge-audit yang nggak saya bayar,” ungkapnya. (DR)




