Berita  

Presiden Prabowo Salat Iduladha Bersama Diaspora Indonesia di Paris

Redaksi
Presiden Prabowo Salat Iduladha Bersama Diaspora Indonesia di Paris
Dok. Presiden Prabowo Salat Iduladha Bersama Diaspora Indonesia di Paris.

FaktaID.net – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan salat sunah Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5), bertepatan dengan 10 Zulhijah 1447 Hijriah. Kehadiran Presiden dalam salat berjemaah tersebut disambut hangat oleh warga negara Indonesia dan diaspora yang tinggal di Prancis.

Sekitar pukul 08.40 waktu setempat, Presiden Prabowo tiba di Wisma Indonesia diiringi lantunan takbir. Setibanya di lokasi, Kepala Negara langsung bergabung di saf bersama para jemaah untuk mengumandangkan takbir sebelum mengikuti pelaksanaan salat Iduladha.

Suasana ibadah berlangsung khusyuk dengan dihadiri WNI dan diaspora Indonesia yang telah memadati Wisma Indonesia sejak pagi hari.

Baca Juga :  KPK Geledah Tiga Lokasi Terkait Dugaan Pemerasan Kajari HSU Nonaktif

Salat Iduladha dipimpin oleh imam sekaligus khatib, Fakhruddin Arrozi, alumni S2 Universitas Islam Internasional Islamabad, Pakistan, yang kini mengajar di Universitas Muhammadiyah Lamongan.

Dalam khotbahnya, Fakhruddin menekankan bahwa Iduladha memiliki nilai spiritual dan sosial yang kuat. Menurutnya, ibadah kurban bukan hanya simbol ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas, menjaga identitas keislaman, serta mempererat persatuan umat Islam, khususnya bagi diaspora yang tinggal di luar negeri.

“Kita tidak diperintahkan menyembelih anak-anak kita sebagaimana Nabi Ibrahim AS, akan tetapi kita diperintahkan menyembelih ego kita demi menaati perintah Allah SWT,” ujar Fakhruddin dalam khotbahnya.

Baca Juga :  Terapkan Pasal Korupsi dan TPPU, Kortas Tipidkor Tuai Apresiasi Pakar Dalam Kasus LPEI

Setelah salat Iduladha selesai, Presiden Prabowo melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahmi bersama WNI dan diaspora yang hadir. Dalam suasana akrab, Presiden tampak menyapa dan menyalami para jemaah, sebelum mengikuti ramah tamah dan makan bersama.

Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan antara Kepala Negara dengan masyarakat Indonesia di perantauan sekaligus mempererat tali silaturahmi dalam perayaan Iduladha di tanah rantau. (DR)