FaktaID.net – Serangan udara besar-besaran Rusia kembali mengguncang Ukraina pada malam hari dengan sasaran utama ibu kota Ukraina, Kyiv. Serangan tersebut dilaporkan melibatkan sekitar 90 rudal, termasuk rudal balistik hipersonik, serta 60 pesawat tanpa awak (drone).
Pejabat senior Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Ukraina mendesak agar jatuhnya korban sipil segera dihentikan di tengah eskalasi konflik yang terus meningkat.
Berdasarkan laporan otoritas Ukraina, sedikitnya empat orang tewas dan sekitar 80 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. Puluhan bangunan tempat tinggal dilaporkan rusak, sejumlah sekolah terdampak, fasilitas pasokan air mengalami kerusakan, dan sebuah pasar dilaporkan hangus terbakar.
UNICEF menggambarkan rentetan serangan tersebut sebagai malam yang mengerikan bagi anak-anak dan keluarga. Organisasi itu menilai warga sipil, khususnya anak-anak, terus menghadapi ancaman serius akibat konflik berkepanjangan.
Koordinator Residen dan Kemanusiaan PBB di Ukraina, Matthias Schmale, mengatakan dirinya bersama warga Kyiv lainnya kembali terbangun di tengah malam akibat dentuman serangan.




